Milangkala ke-43, Desa Puspamukti Mandiri
Milangkala ke-43, Desa Puspamukti Mandiri
Bupati Tasikmalaya Hadiri Safari Tarawih Keliling
Bupati Tasikmalaya Hadiri Safari Tarawih Keliling
Logo Desa Puspamukti
Tentang Desa

Mengenal Lebih Dekat Puspamukti

Desa agraris yang menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, adat istiadat, serta berkomitmen menuju desa mandiri yang berdaya saing di era digital.

Sejarah Desa

Desa Puspamukti terletak di Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Memiliki akar sejarah panjang dari penggabungan eks-Desa Parung dan Maleer, desa ini resmi berdiri pada 9 Maret 1983 setelah dimekarkan dari Desa Pusparaja.

Di bawah lereng perbukitan Galunggung yang asri, Puspamukti kini berkembang dari kawasan agraris menjadi Desa Mandiri, serta diakui secara nasional dengan masuk dalam jajaran 100 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Foto Bersejarah Desa Puspamukti

Visi & Misi

Arah kebijakan dan tujuan pembangunan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Desa Puspamukti.

Visi Desa

"bersama membangun puspamukti maju, sejahtera, teguh iman, dedikasi mandiri, bergerak transparan jadi inspirasi (sejati diri bertaji)"

Misi Desa

  • 1

    Mewujudkan Pemerintahan Desa Puspamukti Jujur menjungjung tinggi amanah berwibawa dengan akhlak mulia, tepat tanggal dalam pengambilan keputusan atas dasar musyawarah mufakat

  • 2

    Meningkatkan profesionalitas perangkat desa serta kelembagaan pemerintahan desa dengan azas kerja sama sebagai pengabdian masyakarat

  • 3

    Mewujudkan percepatan pembangunan sara dan prasanan umum sebgai penunjang kehidupan masyarakat

  • 4

    Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana desa yang memadai sebagai penunjang pelayanan publik tanpa diskriminasi dengan sistem administrasi satu atap (SATAP)

  • 5

    Menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat melalui kearifan pertanian lokal, ekonomi kreatif, inovasi usaha bersama dan sektor agrowisata Desa Puspamukti sebagai usaha percepatan pembangunan masyarakat pedesaan dengan peningkatan sumber daya manusia sebagai pengelola dan pengguna manfaat sumber daya alam

  • 6

    Meningkatkan kepedulian dan penanganan optimal di bidang keagamaan, pendidikan kesehatan, ketahanan pangan, sosial budaya, dan keamanan sehingga menjadi masyarakat yang "geunah, merenah, tumaninah"

Layanan Desa